Overload
Jam menunjuk pk. 12.51 wib ketika aqu menerima SMS dari my Rizki sesaat setelah aqu menyelesaikan makan siangqu bersama temen2 kantor (bu erma, bu sari dan bu vivie) di warung belakang Mirota dengan menu spesialnya : MIE USREG (embuh sopo sek gawe jeneng MIE USREG…tp yg jelas mie nya emang enak…kaya mie aceh performanya..ditambah bumbu2 gosip temen2 kantor, hihihiiiii…..serasa makan siang jadi semakin nikmat…)
“Lagi apa ma?papa sibuk banget sampe tadi ga sempet ngajar,ini papa mau ngajar yang jam 13,tapi papa masih di kantor”
itu isi SMS my Riz tadi…klasik kan..?seperti SMS-SMS dia lainnya di hampir setiap hari..
Tadi pagi my Riz uring2an ga karuan..aqu sempet panik juga..belom liat ya kalo my Riz dah marah….alasannya klasik dan selalu menjadi problem dia setiap hari : OVERLOAD.
Kerjaan PUSTRAL harusnya hari ini kelar….dan semalam my Riz tergeletak tak berdaya karena sakit (aqu buatkan makan malam, milo panas dan aqu olesi balsem seluruh tubuhnya sampai dia tertidur)…Pak Dwi pengurus RT ke rumah mau jemput rapat RT (kebetulan my Riz sekretaris RT, pasti ketua RT nyesel setengah idup milih my Riz jd sekretarisnya…jarang ikut rapat2…salahnya milih2 ga pake fit ‘n proper test) tapi aqu bilang sedang sakit dan tidur…dan hari ini my Riz ada rapat jam 8 pagi dan 9 pagi…bukan hanya itu..jam 11 dan 13 harus ke UII ada mata kuliah…
Aqu bisa terima dengan keresahan dia pagi ini…aqu minta my Riz membuat skala prioritas untuk kerjaan2 dia..seandainya memang tidak memungkinkan…ga usahlah terlalu banyak menerima kerjaan dari sana sini…kerjaan dari kantornya betul-betul teramat sangat menyita waktunya…dengan kompensasi imbalan jabatan mungkin beberapa tahun lagi yang kita juga ga tau apakah umur kita sampai ke tahun itu….
Sesekali aqu kirim makan siang ke kantornya…ingin sekali rasanya aqu bantu kerjaan2 dia…meskipun dekat…aqu merasa sangat jauh…sesekali ingin marah karena kerjaan dia merenggut my Rizki dari aqu, di sisi lain aqu begitu bahagia melihat my Riz begitu semangatnya menyelesaikan semua tugas2 dia…
Aqu harus selalu support dia…dukung dan mendoakan…siapa lagi yang bisa memotivasi dia selain aqu istrinya…i love you my Rizki…
1 Comment »
Leave a comment
| Next »
-
Archives
- July 2009 (1)
- March 2009 (2)
- December 2008 (3)
- November 2008 (3)
- October 2008 (3)
- September 2008 (10)
- August 2008 (11)
- July 2008 (10)
- June 2008 (3)
- May 2008 (2)
- April 2008 (2)
- March 2008 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
















Hmmm….Indaaaah banget baca curhatan mu Mpok!!!! Jadi pengin menitikkan air mata…(lho kok…????) Setelah aku jadi seorang istri….(cie…..akhirnya booo…..santi udah kemana tauuk….gue baru saja merasakan nikmatnya menjalankan tugas sebagai istri…., Eh…..sekarang nambah, tugasku sebagai Ibu juga….bukan ibu muda, tapi ibu tua, ) maklum umur udah gak muda lageee hiks…
Anyway, sekarang aku jadi paham maksud kata-hati santi, sebagai istri tugas men-support dan mendoakan suami adalah ”kudu dan wajib” euuuy…… siapa lagi yg bisa memotivasi suami selain istri….???? (jelas Pak RT gak mungkin!!!!! hehehhehe)