5 MANTRA PENGUBAH SI DIA
TIPE PRIA#1:SI DIA TAK ROMANTIS
Mantra Pengubah Si Dia: Jadilah Role Model-nya. �Seringkali jika hubungan sudah sampai tahap lebih serius, pria merasa tak perlu untuk bermesra-mesraan lagi,� ujar Paulus, Psi, psikolog. Menurutnya, bagi pria, jika pria ingin serius dengan Anda, ia akan melakukan berbagai cara untuk membangun keluarga dan segala sesuatunya harus dipikirkan rasional. Tapi Anda jangan patah semangat. Katakan pada si dia bahwa Anda butuh bumbu- bumbu romantisme agar hubungan Anda langgeng dan menyenangkan. Lalu contohkan padanya bagaimana menjadi pribadi yang romantis. Caranya, cari tahu apa kebutuhannya. Misalnya, saat si dia stres dengan pekerjaannya, ajak si dia berlibur di akhir pekan di luar kota dan bersantai di spa berdua. Atau, saat si dia melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Anda, sekecil apa pun itu, berikan penghargaan. Pijatan mesra atau memberikannya hadiah kejutan akan bikin si dia tersenyum. Tunggu saja, si dia akan meniru pribadi romantis Anda.
TIPE PRIA#2: SI DIA OVER PROTECTIVE
Mantra Pengubah Si Dia: Libatkan si Dia Dalam Hidup Anda. Ada pasangan yang selalu berusaha untuk saling memberi tahu kegiatan-kegiatan mereka sebelum beraktivitas. Gunanya, untuk memastikan bahwa segala sesuatunya aman terkendali. Hal ini akan sangat bermanfaat jika misalnya saja terjadi kecelakaan atau kejadian tak terduga lainnya. Tapi, ada juga pasangan yang merasa tidak perlu berlaku seperti itu. Hubungan tersebut didasari pada rasa percaya . Hal ini baik untuk belajar membangun trust sambil tetap menjaga privasi masing-masing. Nah, Jika si dia tipe yang pertama, belajarlah untuk memberinya kabar sebelum Anda memulai beraktivitas. Alasannya, agar si dia tenang. Dan,mulailah melibatkan si dia dalam kegiatan Anda. Siapa tahu si dia bisa menikmatinya juga,� ujar Paulus. �Jangan lupa untuk mengenalkan si dia dengan teman-teman Anda terutama yang punya pengaruh positif untuk Anda,�ujarnya. Jika si dia tetap keukeuh dan bersikap over protectif, minta si dia untuk juga selalu mengabari Anda setiap jam juga. Kalau si dia mulai merasa tak nyaman, paling tidak Anda punya diskusi �seru�.
TIPE PRIA#3: SI DIA RAJIN KOMPLAIN
Mantra Pengubah Si Dia: Sesuaikan Dengan Porsinya. Pria pada dasarnya ingin terlibat dalam hidup Anda. Jika keterlibatannya dalam hidup Anda terlalu rendah, ia akan merasa tidak dibutuhkan. Di lain pihak, jika porsi keterlibatannya terlalu banyak, Anda dianggap manja olehnya. �Jadi atur porsi yang tepat saat meminta bantuan si dia. Dan lihat situasinya saat meminta tolong,� ujar Paulus. Tak usahlah memintanya untuk menemani Anda nonton atau shopping saat si dia harus lembur. Dan, stop menanyakan pendapatnya saat pikirannya sedang keruh. Lebih baik cari waktu yang lebih tepat dan santai.
TIPE PRIA#4 SI DIA HOBI WHITE LIES
Mantra Pengubah Si Dia: Ciptakan Rasa Aman. Katakan pada si dia bahwa Anda lebih baik mendengarkan hal yang jujur daripada kebohongan sekecil apa pun. Ada yang bilang, kebohongan kecil tetaplah kebohongan dan bisa berimbas dengan munculnya ketidakjujuran-ketidakjujuran lainnya. Dampaknya, hubungan Anda dan si dia jadi tak harmonis. Lebih baik buatlah komitmen di awal, tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh masing-masing pihak. �Lalu kembangkan kepercayaan pada pasangan,� ujar Inge Anugrah Wibowo, Ba, M.ed. Artinya, Anda dan si dia harus mampu mengendalikan emosi apabila mendengarkan kejujuran yang tidak disukai. �Jujur tidak berarti selalu menyenangkan, tapi setidaknya melegakan,� lanjutnya. Jika Anda sudah mampu mengendalikan emosi si dia pun akan merasa aman untuk menceritakan segala sesuatu dengan jujur. Hubungan Anda pun bisa nyaman dan harmonis kembali.
TIPE PRIA#5 SI DIA PLIN-PLAN
Mantra Pengubah si Dia: Jangan Tergantung Dengan si Dia. Agar tak makan hati lagi, coba kenali pribadi si dia yang spontan. Ada orang yang memang menjalani hidup dengan mengalir saja dan minus perencanaan. �Jika si dia begitu, atasi dengan tidak langsung mengiyakan perubahan yang ia ajukan,�ujar Inge. Katakan konsekuensinya jika si dia mengubah rencana awal, terutama jika itu sudah mengganggu kehidupan pribadi dan relasi Anda dengan pihak lain. Misalnya, jika Anda sudah berjanji untuk datang ke suatu tempat bersamanya untuk menemui seseorang, katakan bahwa Anda bisa dianggap tidak bisa dipercaya dan diandalkan oleh orang lain akibat hobinya membatalkan janji. Nyatakan juga tentang kesusahan Anda untuk mengatur waktu baik untuk pribadi maupun orang lain. Yang terakhir, selain Anda juga harus bersikap konsisten terhadap rencana Anda, tunjukkan padanya bahwa Anda tak tergantung sepenuhnya dengan si dia. The show must go on, with or without him.
1 Comment »
Leave a comment
-
Archives
- July 2009 (1)
- March 2009 (2)
- December 2008 (3)
- November 2008 (3)
- October 2008 (3)
- September 2008 (10)
- August 2008 (11)
- July 2008 (10)
- June 2008 (3)
- May 2008 (2)
- April 2008 (2)
- March 2008 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
















dapet masukan nih …