-
Archives
- July 2009 (1)
- March 2009 (2)
- December 2008 (3)
- November 2008 (3)
- October 2008 (3)
- September 2008 (10)
- August 2008 (11)
- July 2008 (10)
- June 2008 (3)
- May 2008 (2)
- April 2008 (2)
- March 2008 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
















mbak Santi,
salam kenal juga….waduuuh…temen Ibu ngeblog…hampir semua muda muda, luar biasa anak anak sekarang,…mereka diuntungkan dengan teknologi yang maju sehingga komunikasi tanpa sekat bisa dilakukan.
Mbak santi,,,mungkin seusia anak Ibu…dia lahir mei,1981, menikah,,dan anaknya 1,laki laki,3 tahun
selamat berpuasa…akan banyak hal menarik terjadi karena cucu Kaffa,,,sedang ingin tahu banyak hal,
salam
Kala keheningan malam menjamu temaramnya rembulan, diukirnya do’a-do’a dengan goresan harapan, khusyu’, berharap regukan kasih sayang dari Sang Pemilik Cinta. Hingga tubuh penat itupun bangkit, menatap belahan jiwa dengan tatapan cinta, kemudian perlahan dikecupnya sang belahan hati dengan mesra.
Indah…
Sungguh teramat indah Al Qur’an melukiskannya, “Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.” [Al-Baqarah 187]
Adakah yang lebih indah dari rasa kasih sayang diantara kedua insan yang berlainan jenis dalam sebuah ikatan pernikahan? Ia adalah sebuah mitsaqan ghalidza (perjanjian yang kuat), karenanya yang haram menjadi halal, maksiat menjadi ibadah, kekejian menjadi kesucian dan kebebasan pun menjadi sebuah tanggung jawab. Dua hati yang berserakan akhirnya bertautan, ibadah… hanya itu yang dijadikan alasan.
Keindahan cinta dalam sebuah mahligai pernikahan adalah harapan penghuninya. Cinta akan membuat seseorang lebih mengutamakan yang dicintainya, sehingga seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu akan mengutamakan perlindungan dan pemberian nafkah kepada istri tercinta.
Cinta memang dapat berbentuk kecupan sayang, kehangatan, dan perhatian, namun bunga cinta tetaplah membutuhkan pupuk agar selalu bersemi indah. Karenanya, segala kekurangan akan menumbuhkan kebesaran jiwa, bahkan air mata yang mengalir itu pun adalah sebagai tanda kesyukuran kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena IA telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya.
salam kenal mbak chantee…
Namanya (chantee) sama dgn tmn saya…
Salam kenal bu chantee….
Blog ini rapih dan manis. Aku belum pandai membuat blog yang bagus, masih sederhana saja, abis nggak ada yang ngajarin. Mohon ijin meninggalkan jejak disini ya dik.
Eh bu….ko ada poto saru nya?
Kena UU perlindungan anak n UU anti pornografi loh bu…
salam kenal mbak chantee. nama anda sama dengan nama teman saya. nama yang unik
salam kenal Bu